Aquila Nickel Group memiliki banyak sumber daya nikel dan kobalt yang berkembang di Indonesia. Sebagian besar berada di Pulau Sulawesi. Proyek yang saat ini sedang dikembangkan oleh PT Aquila Cobalt Nickel, berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, akan membuka potensi sumber daya yang kaya akan nikel dan kobalt.

Dengan dukungan rencana Pemerintah Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur EV, strategi jangka Panjang Aquila Nickel Group di Indonesia mencakup potensi pengembangan fasilitas pengolahan produk nikel, seperti nikel matte dan MHP, untuk menghasilkan material berkualitas baterai.

latest

Aquila Nickel Group terus melaksanakan proses perizinan untuk Proyek Aquila Nickel yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah.

area

Operasi utama kami berlokasi di Pulau Sulawesi, tepatnya di tiga wilayah: Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan Morowali Tengah. Perusahaan juga terus menjajaki peluang ekspansi di kawasan tersebut.

icon
area 4,500+8.894 hectares
nickel

Total sumber daya nikel yang tersedia dan didukung oleh laporan sumber daya JORC untuk Tahap 1 Proyek Aquila pada wilayah konsesi nikel milik Grup mencapai 50 juta WMT dengan kadar nikel sebesar 1,70% Ni.

icon
nickel ore 50,000,000+8.894 wet metric tons
cobalt

JORC mengkonfirmasi basis sumber daya untuk ekspansi HPAL Proyek Aquila lebih dari 50 juta WMT.

icon
limonite ore 40,000,000+8.894 wet metric tons
latest

Aquila Nickel Group terus melaksanakan proses perizinan untuk Proyek Aquila Nickel yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah.

area

Operasi utama kami berlokasi di Pulau Sulawesi, tepatnya di tiga wilayah: Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan Morowali Tengah. Perusahaan juga terus menjajaki peluang ekspansi di kawasan tersebut.

icon
area 4,500+8.894 hectares
nickel

Total sumber daya nikel yang tersedia dan didukung oleh laporan sumber daya JORC untuk Tahap 1 Proyek Aquila pada wilayah konsesi nikel milik Grup mencapai 50 juta WMT dengan kadar nikel sebesar 1,70% Ni.

icon
nickel ore 50,000,000+8.894 wet metric tons
cobalt

JORC mengkonfirmasi basis sumber daya untuk ekspansi HPAL Proyek Aquila lebih dari 50 juta WMT.

icon
limonite ore 40,000,000+8.894 wet metric tons

headquarter

HeadQuarter

Gambar Kantor Pusat

Lokasi : Mandiri Inhealth Tower lt. 15, Jl. Prof. DR. Satrio Jl. Mega Kuningan Barat No.6 Block E IV, Kuningan Timur, Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12950

Overview

Aquila Nickel Group berkomitmen untuk mengembangkan pengolahan nikel kelas dunia yang beroperasi di Sulawesi, menggunakan teknologi pirometalurgi dan hidormetalurgi terbaru. Metode kami mengintegrasikan praktik berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama pertumbuhan jangka panjang.

Kelompok ini memperoleh bahan baku dari tambang yang sepenuhnya dimiliki di Sulawesi: Bahomoahi (PT Sulawesi Resources), Sorawolio (PT Bumi Inti Sulawesi), dan Asera (PT Bumi Konawe Minerina). Sumber daya geologi gabungan melebihi 50 juta wmt bijih saprolit untuk produksi pirometalurgi dan 40 juta wmt bijih limonit yang cocok untuk pengolahan hidrometalurgi.

Dalam kapasitas penuh, Proyek Aquila diperkirakan akan mengirimkan lebih dari 40,000 ton nikel setiap tahunnya dalam bentuk produk yang berbeda, diproduksi langsung di Pulau Sulawesi untuk mendukung industri energi hilir Indonesia.

aquila

PT Aquila Cobalt Nickel

Area120+hektar
Nikel50,000,000+ Saprolite Oreton metrik basah
Kobalt40,000,000+ Limonite Oreton metrik basah

Lokasi Sulawesi Tengah – Morowali
Infrastruktur yang tersedia pelabuhan, jalan raya, dan kamp.
koneksi jaringan listrik nasional akan ada di 2023

Ringkasan

Proyek Aquila akan berfokus dalam pengolahan bijih nikel. Proyek ini akan memperoleh bijih nikel dari tambang milik Grup yang berlokasi di Sulawesi : Bahomoahi (PT Sulawesi Resources), Sorawolio (PT Bumi Inti Sulawesi), dan Asera (PT Bumi Konawe Minerina).

Sumber daya geologi yang komprehensif untuk proyek ini diperkirakan melebihi 50 juta wmt saprolit untuk pengolahan pirometalurgi dan 40 juta wmt limonit yang cocok untuk pengolahan hidrometalurgi.

sorawolio

PT Bumi Inti Sulawesi

Area1,200+ Hahektar
Nikel6+ mln @ 1.8%ton metrik basah
Kobalt-147.495ton metrik basah

Komoditas Nikel
Lokasi Bau Bau – Pulau Buton
Pengeboran 2,600+ lubang ( lebih dari 40,000 m)

 

 

 

Ringkasan

Grup ini telah memiliki hak atas sumber daya Sorawolio di Pulau Buton sejak tahun 2009. Lokasi ini telah memiliki infrastruktur pertambangan yang modern, telah menyelesaikan tahap pengupasan awal, dan berlokasi di wilayah terpencil.

Persediaan & Sumber Daya

Sumber daya Sorawolio memiliki persediaan nikel kualitas tinggi sebagai daya tarik dengan rasio S/M yang tinggi pula. Sumber daya ini dimanfaatkan untuk material pencampur (blending feed) untuk Proyek Aquila.

asera

PT Bumi Konawe Minerina

Area2,000 + 8.894hektar
Nikel14.5 mln @ 1.8%ton metrik basah

Komoditas Nikel
Lokasi Konawe Utara – Sulawesi
Pengeboran 3,900+ lubang (lebih dari 74,000 m)

Ringkasan

Tambang ini berlokasi di Konawe Utara, Sulawesi. Nikel berkualitas menengah ditambang dengan dukungan sejumlah fasilitas penunjang seperti area penyimpanan nikel, dermaga untuk pengangkutan, akses jalan raya, dan fasilitas pendukung lainnya.

Persediaan & Sumber Daya

Sumber daya Asera diperkirakan memiliki basis hingga 14,5 juta metrik ton bijih nikel basah dengan kadar nikel rata-rata 1,8%. Secara historis, bijih dari Asera telah berhasil dijual ke berbagai pabrik pengolahan lokal maupun untuk ekspor.

bahomoahi

PT Sulawesi Resources

Area1,400+ Hahektar
Nikel19+ mln @ 1.8% Niton metrik basah
Kobalt50+ mln @ 0.1% Co & 1.1%Niton metrik basah

Komoditas Nikel, Kobalt
Lokasi Morowali – Sulawesi Tengah
Pengeboran 2,800+ lubang (lebih dari 50.000 meter)
Sumber daya nikel 1,8%, hingga 14,5 juta WMT

 

 

 

 

Ringkasan

Sumber daya Bahomoahi terletak di wilayah pegunungan Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini telah mengembangkan infrastruktur untuk mendukung fasilitas pengolahan Proyek Aquila. Semua izin yang diperlukan telah tersedia untuk melaksanakan kegiatan penambangan.

Persediaan & Sumber Daya

Ditetapkan sebagai sumber nikel utama untuk Proyek Aquila, Sumber daya di Bahomoahi memiliki basis yang signifikan untuk mendukung fasilitas pengolahan RKEF dan HPAL selama lebih dari 10 tahun

Integritas Dalam Praktek Usaha, Keunggulan Dalam Nikel, Memberdayakan Komunitas

headquarter

HeadQuarter

Gambar Kantor Pusat

Lokasi : Mandiri Inhealth Tower lt. 15, Jl. Prof. DR. Satrio Jl. Mega Kuningan Barat No.6 Block E IV, Kuningan Timur, Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12950

Overview

Aquila Nickel Group berkomitmen untuk mengembangkan pengolahan nikel kelas dunia yang beroperasi di Sulawesi, menggunakan teknologi pirometalurgi dan hidormetalurgi terbaru. Metode kami mengintegrasikan praktik berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama pertumbuhan jangka panjang.

Kelompok ini memperoleh bahan baku dari tambang yang sepenuhnya dimiliki di Sulawesi: Bahomoahi (PT Sulawesi Resources), Sorawolio (PT Bumi Inti Sulawesi), dan Asera (PT Bumi Konawe Minerina). Sumber daya geologi gabungan melebihi 50 juta wmt bijih saprolit untuk produksi pirometalurgi dan 40 juta wmt bijih limonit yang cocok untuk pengolahan hidrometalurgi.

Dalam kapasitas penuh, Proyek Aquila diperkirakan akan mengirimkan lebih dari 40,000 ton nikel setiap tahunnya dalam bentuk produk yang berbeda, diproduksi langsung di Pulau Sulawesi untuk mendukung industri energi hilir Indonesia.

aquila

PT Aquila Cobalt Nickel

Area120+hektar
Nikel50,000,000+ Saprolite Oreton metrik basah
Kobalt40,000,000+ Limonite Oreton metrik basah

Lokasi Sulawesi Tengah – Morowali
Infrastruktur yang tersedia pelabuhan, jalan raya, dan kamp.
koneksi jaringan listrik nasional akan ada di 2023

Ringkasan

Proyek Aquila akan berfokus dalam pengolahan bijih nikel. Proyek ini akan memperoleh bijih nikel dari tambang milik Grup yang berlokasi di Sulawesi : Bahomoahi (PT Sulawesi Resources), Sorawolio (PT Bumi Inti Sulawesi), dan Asera (PT Bumi Konawe Minerina).

Sumber daya geologi yang komprehensif untuk proyek ini diperkirakan melebihi 50 juta wmt saprolit untuk pengolahan pirometalurgi dan 40 juta wmt limonit yang cocok untuk pengolahan hidrometalurgi.

sorawolio

PT Bumi Inti Sulawesi

Area1,200+ Hahektar
Nikel6+ mln @ 1.8%ton metrik basah
Kobalt-147.495ton metrik basah

Komoditas Nikel
Lokasi Bau Bau – Pulau Buton
Pengeboran 2,600+ lubang ( lebih dari 40,000 m)

 

 

 

Ringkasan

Grup ini telah memiliki hak atas sumber daya Sorawolio di Pulau Buton sejak tahun 2009. Lokasi ini telah memiliki infrastruktur pertambangan yang modern, telah menyelesaikan tahap pengupasan awal, dan berlokasi di wilayah terpencil.

Persediaan & Sumber Daya

Sumber daya Sorawolio memiliki persediaan nikel kualitas tinggi sebagai daya tarik dengan rasio S/M yang tinggi pula. Sumber daya ini dimanfaatkan untuk material pencampur (blending feed) untuk Proyek Aquila.

asera

PT Bumi Konawe Minerina

Area2,000 + 8.894hektar
Nikel14.5 mln @ 1.8%ton metrik basah

Komoditas Nikel
Lokasi Konawe Utara – Sulawesi
Pengeboran 3,900+ lubang (lebih dari 74,000 m)

Ringkasan

Tambang ini berlokasi di Konawe Utara, Sulawesi. Nikel berkualitas menengah ditambang dengan dukungan sejumlah fasilitas penunjang seperti area penyimpanan nikel, dermaga untuk pengangkutan, akses jalan raya, dan fasilitas pendukung lainnya.

Persediaan & Sumber Daya

Sumber daya Asera diperkirakan memiliki basis hingga 14,5 juta metrik ton bijih nikel basah dengan kadar nikel rata-rata 1,8%. Secara historis, bijih dari Asera telah berhasil dijual ke berbagai pabrik pengolahan lokal maupun untuk ekspor.

bahomoahi

PT Sulawesi Resources

Area1,400+ Hahektar
Nikel19+ mln @ 1.8% Niton metrik basah
Kobalt50+ mln @ 0.1% Co & 1.1%Niton metrik basah

Komoditas Nikel, Kobalt
Lokasi Morowali – Sulawesi Tengah
Pengeboran 2,800+ lubang (lebih dari 50.000 meter)
Sumber daya nikel 1,8%, hingga 14,5 juta WMT

 

 

 

 

Ringkasan

Sumber daya Bahomoahi terletak di wilayah pegunungan Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini telah mengembangkan infrastruktur untuk mendukung fasilitas pengolahan Proyek Aquila. Semua izin yang diperlukan telah tersedia untuk melaksanakan kegiatan penambangan.

Persediaan & Sumber Daya

Ditetapkan sebagai sumber nikel utama untuk Proyek Aquila, Sumber daya di Bahomoahi memiliki basis yang signifikan untuk mendukung fasilitas pengolahan RKEF dan HPAL selama lebih dari 10 tahun